Kunjungan Balita Gangguan Gizi oleh Tenaga Kesehatan, Kader KPM dan Tim PKK Desa Tebulo

1779243892578.jpg

Kepedulian Bersama untuk Generasi Sehat Desa Tebulo, Desa Tebulo kembali menunjukkan semangat dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Pada kegiatan terbaru, tenaga kesehatan Puskesmas bersama kader Komunikasi Perubahan Perilaku/KPM dan Tim Penggerak PKK Desa Tebulo melakukan kunjungan langsung ke rumah balita yang teridentifikasi mengalami gangguan gizi. Kunjungan ini merupakan bagian dari program deteksi dini dan pendampingan keluarga berisiko stunting yang rutin dilaksanakan di desa. Tujuannya sederhana memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari haknya untuk tumbuh sehat dan cerdas.

Tim gabungan berkunjung kerumah-rumah balita sasaran dengan pendekatan kekeluargaan. Dalam kunjungan kali ini, ditemukan 3 balita yang masuk kategori stunting berdasarkan hasil pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala yang dilakukan sebelumnya di Posyandu. Selama kunjungan, tenaga kesehatan melakukan:

- Pemeriksaan ulang status gizi dan kesehatan balita

- Wawancara singkat dengan orang tua untuk menggali pola asuh, pola makan, dan sanitasi lingkungan

- Edukasi langsung tentang pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan gizi seimbang.

Kehadiran kader KPM membantu menjembatani komunikasi agar pesan kesehatan mudah dipahami keluarga. Sementara Tim PKK mendampingi dari sisi dukungan psikososial dan memastikan ibu balita tidak merasa disalahkan, melainkan didukung.

Kondisi yang Ditemukan Dari 3 balita stunting yang dikunjungi, beberapa faktor penyebab umum teridentifikasi yaitu Asupan makanan kurang beragam karena keterbatasan pengetahuan gizi. Data ini menjadi bahan penting untuk merancang intervensi yang tepat sasaran.

 

Solusi dan Tindak Lanjut untuk Balita Gangguan Gizi, Penanganan stunting tidak bisa hanya dengan obat. Dibutuhkan perubahan perilaku dan dukungan berkelanjutan. solusi yang disepakati tim untuk diterapkan di Desa Tebulo yaitu Untuk Perubahan Perilaku Jangka Panjang :

1. Edukasi Menu Keluarga: Kader KPM mengajarkan pembuatan MPASI 4 bintang dengan bahan murah dan mudah didapat di Desa Tebulo. Contoh: nasi  + telur + sayuran+ tempe.

2. Praktik Cuci Tangan Pakai Sabun.

3. Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari/P2L: Tim PKK mendorong keluarga menanam sayur dan beternak ayam di pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.

4. Kelas Ibu Balita: Pertemuan rutin di Posyandu untuk berbagi praktik pemberian makan, stimulasi, dan imunisasi.

Keberhasilan program ini bergantung pada dukungan keluarga. Bapak diminta terlibat aktif dalam pengasuhan. Tetangga dan perangkat desa juga diajak memantau agar tidak ada balita yang luput dari pemantauan.

Kunjungan 3 balita stunting di Desa Tebulo bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara melalui tenaga kesehatan, kader KPM, dan PKK untuk memastikan setiap anak mendapat awal kehidupan yang layak. Stunting bisa dicegah dan dipulihkan jika kita bergerak bersama. Desa Tebulo membuktikan bahwa dengan kolaborasi, tidak ada masalah gizi yang terlalu besar untuk diselesaikan.

Bagikan post ini: